/data/photo/2019/09/15/5d7d65cd583b2.jpeg)
KOMPAS.com - Kapten Arema FC, Hamka Hamzah, turut buka suara terkait insiden pelemparan batu yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal terhadap bus yang membawa skuad Persib Bandung.
Sebelumnya, rombongan tim Persib mengalami nasib naas seusai melakoni laga kontra Tira-Persikabo pada lanjutan pekan ke-18 Liga 1 2019, Sabtu (14/9/2019).
Bus tim Maung Bandung diserang dengan pelemparan batu oleh sekelompok orang tak dikenal di perjalanan menuju Bandung, tepatnya sebelum Gerbang Tol Sentul, Bogor.
Akibat kejadian itu, kaca bus pecah dan dua pemain Persib, yakni Omid Nazari dan Febri Hariyadi, mengalami luka di bagian kepala.
Baca juga: Begini Kronologi Pelemparan Bus Persib Bandung
Mengenai peristiwa tersebut, Hamka Hamzah pun turut berkomentar. Sebagai sesama pemain sepak bola, dia mengutuk aksi tersebut.
"Di sini saya berbicara sebagai sesama pemain sepak bola. Tindakan seperti ini sangat kami kutuk. Ingat kami pemain bermain bola untuk untuk membela tim kami masing-masing dan menghibur kalian semua pencinta sepakbola," tulis Hamka dalam akun Instagram resminya.
Mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar itu pun mengatakan, para pelaku pelemparan batu itu harus diusut dan ditindak tegas.
Dia pun berharap peristiwa itu tidak terjadi kembali.
Baca juga: Korban Pelemparan Batu dan Derita 9 Jahitan: Saya Hanya Ingin Bermain Bola...
"Siapa pun yang melakukan ini harus dicari dan ditindak tegas. Mari kita sudahi kejadian-kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali," lanjutnya.
Selain itu, Hamka pun berharap Febri Hariyadi dan Omid Nazari lekas sembuh.
"Buat Febri Hariyadi dan Omid Nazari cepat sembuh kawan..." tutup Hamka.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono, mengatakan pihaknya berencana membuat laporan dan surat protes kepada PSSI selaku federasi dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi terkait insiden itu.
Menurut Teddy, hal tersebut perlu dilakukan karena tindakan oknum suporter tak bertanggung jawab itu sudah sangat kelewatan. Apalagi sampai menyerang hingga melukai pemain.
"Kami sudah menyiapkan surat protes ke LIB yang menyatakan kejadian ini sudah kelewatan, apalagi sampai membuat pemain terluka," kata Teddy, saat dihubungi wartawan, Minggu (15/9/2019).
Baca juga: Insiden Pelemparan Bus Persib, Pihak PS Tira Persikabo Minta Maaf
Niat Persib melaporkan insiden tersebut agar ada respons dari federasi maupun operator kompetisi untuk melakukan tindakan tegas agar kekerasan dalam sepak bola Indonesia tidak terjadi lagi.
Sebab, ini bukan kali pertama kekerasan yang melibatkan suporter sepak bola Indonesia terjadi. Beberapa insiden bahkan sampai harus menelan korban jiwa.
Teddy mengatakan, sudah sepatutnya federasi dan operator merespons dengan cepat insiden-insiden tersebut.
Baca juga: Kekerasan dalam Sepak Bola Indonesia, Mau Sampai Kapan?
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada suporter untuk memperbaiki mentalitas mereka.
"Harus ada tindakan untuk mengedukasi suporter. Kemarin dalam pertandingan timnas juga begitu (ada kerusuhan). Bahwa mentalitas suporter sudah tidak benar dan harus ada tindakan dari PSSI untuk mencegah ini terjadi lagi," ungkap Teddy
Olahraga - Terkini - Google Berita
September 16, 2019 at 07:30AM
https://ift.tt/301mfNe
Hamka Hamzah Kutuk Pelemparan Batu Bus Persib dan Dorong Pelaku Dicari - Kompas.com - KOMPAS.com
Olahraga - Terkini - Google Berita
https://ift.tt/2UxZr29
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Hamka Hamzah Kutuk Pelemparan Batu Bus Persib dan Dorong Pelaku Dicari - Kompas.com - KOMPAS.com"
Post a Comment