/data/photo/2019/10/09/5d9daddeb7947.jpeg)
KOMPAS.com - Ratu Tisha Destria resmi mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI per Senin (13/4/2020).
Pengumuman itu ia sampaikan lewat akun media sosialnya. Ratu Tisha meninggalkan jabatan yang ia emban sejak 17 Juli 2017.
Ia mempunyai perjalanan karier yang luar biasa di PSSI.
Keberhasilan Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2021 adalah salah satu prestasi Ratu Tisha selama menjabat Sekjen PSSI.
Baca juga: Ratu Tisha Mundur dari PSSI, Persiapan Piala Dunia U20 Jalan Terus
Tepat pada 3 September 2019, Ratu Tisha dan tim PSSI berhasil menyelesaikan 205 dokumen sebagai syarat bidding ke FIFA.
Ia menyatakan keberanian Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 adalah tolok ukur apakah PSSI bisa mewujudkan target yang sudah dicanangkan.
"Batu loncatan pertama untuk membuktikan apakah fondasi menuju target-target PSSI tersebut cukup kuat adalah dengan berani mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan tahun 2021," ujar Ratu Tisha saat mengunjungi Menara Kompas, Oktober 2019.
Sebelumnya, yakni pada Juni 2019, Ratu Tisha diangkat menjadi Wakil Presiden AFF (Federasi Sepak bola ASEAN) periode 2019-2023.
Diangkatnya Ratu Tisha menjadi Wakil Presiden AFF membuat namanya menjadi sejarah baru bagi persepakbolaan Asia Tenggara. Sebab, Ratu Tisha menjadi Wakil Presiden AFF pertama dari kalangan wanita.
Ada suka, ada pula duka yang dirasakan Ratu Tisha selama mengemban jabatannya di PSSI.
Ia sempat mengalami peristiwa kurang mengenakkan saat menonton pertandingan final Piala Indonesia antara PSM Makassar dan Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, 6 Agustus 2019.
Ratu Tisha sempat diminta pulang oleh suporter PSM setibanya di VVIP Stadion Andi Mattalatta.
Baca juga: Ketum PSSI: Terima Kasih Ratu Tisha
Tak hanya itu, suporter juga meneriaki PSSI mafia. Merasa tidak nyaman, Ratu Tisha langsung diminta masuk ke dalam Stadion Andi Mattalatta.
Dua bulan kemudian, Ayahanda Ratu Tisha, Tubagus Adhe Hidayat, meninggal dunia pada 24 Oktober 2019.
Padahal, sehari sebelumnya, Ratu Tisha baru saja mewakili Indonesia dalam general meeting FIFA di Shanghai, China.
Presentasi yang dilakukan Ratu Tisha di general meeting FIFA membuahkan hasil positif. FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
Namun, setelah itu, Ratu Tisha mendapatkan kabar duka atas kepergian sang ayahanda.
Tisha mengatakan bahwa Tubagus Adhe menjadi sosok yang menguatkan dirinya saat menjalani pekerjaan yang penuh tekanan, khususnya saat menjabat sebagai Sekjen PSSI.
Olahraga - Terbaru - Google Berita
April 14, 2020 at 06:34AM
https://ift.tt/2VprTV0
Suka Duka Ratu Tisha Selama di PSSI - Kompas.com - KOMPAS.com
Olahraga - Terbaru - Google Berita
https://ift.tt/2UxZr29
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Suka Duka Ratu Tisha Selama di PSSI - Kompas.com - KOMPAS.com"
Post a Comment